Kamis, 25 Oktober 2018

PKB TARGETKAN 11 KURSI DPRD

H. ULUM BASTHOMI, S.Ag,M.Si
Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Nganjuk siap bertarung dalam kontestasi Pemilu 2019 mendatang. Dengan jumlah caleg sebanyak 50 orang atau memenuhi 100 persen kuota, PKB menargetkan perolehan 11 kursi legislatif di DPRD Nganjuk.

Ketua DPC PKB Nganjuk, Ulum Bastomi mengatakan, pihaknya telah menyiapkan 50 caleg untuk bertarung di 5 dapil yang ada di Kabupaten Nganjuk. Ia sendiri dalam Pileg kali ini juga kembali mencalonkan diri melalui dapil 2 Nganjuk.

“Caleg dari PKB lengkap 100 persen, yakni sebanyak 50 orang caleg di 5 dapil. Jumlahnya sesuai dengan kursi DPRD Nganjuk 2019 sebanyak 50 kursi,” ujarnya.

Ulum menyebut caleg yang berangkat dari PKB berasal dari kalangan Nahdliyin, kader internal hingga kalangan profesional. Menurutnya, hal itu membuktikan jika PKB sangat membuka diri terhadap figur-figur yang dianggap potensial dan mampu membesarkan partai.

“Kami yakin Caleg yang maju dari PKB memiliki massa yang kuat. Itu karena mayoritas merupakan figur potensial dan sangat berpengaruh di wilayah masing-masing,” imbuhnya.

Hal itulah yang membuat partai ini memiliki kepercayaan untuk menduduki 11 kursi di DPRD Nganjuk, atau memasang target kenaikan hampir 100 persen, dari yang sebelumnya hanya menempati 6 kursi. Rasa optimis dari PKB semakin bertambah setelah berhasil memenangkan pasangan Novi Rahman Hidayat-Marhaen Djumadi menjadi Cabup-Cawabup terpilih periode  2018-2023 dalam Pilkada serentak 2018 baru-baru ini.

“Target kami masing-masing dapil mendapatkan 2 kursi. Untuk dapil yang sebelumnya sudah punya 2 kursi kami targetkan bisa memperoleh 3 kursi. Kami sangat optimis bisa mencapainya,” ujar Ulum.
Sementara itu, terkait pemenuhan kuota Caleg perempuan dalam Pemilu 2019, Ulum menyebut kuota Caleg perempuan yang didaftarkan di KPU mencapai 40 persen di satu dapil. “Secara keseluruhan kuota caleg perempuan di 5 dapil 36 persen. Beberapa juga mendapat kesempatan nomor urut khusus, karena caleg perempuan bagi kami sangat diperhitungkan, bukan sekedar pelengkap,” pungkasnya.